Klub Eksklusif Bernama Kebaikan
Surat terbuka untuk Opick -dan ribuan lainnya-.
Suatu hari, seorang petani mendengar teriakan minta tolong tak jauh dari rumahnya. Tanpa ragu-ragu, ia segera datang dan melihat seorang bocah laki-laki nyaris tenggelam dalam lumpur. Bocah laki-laki itu hampir saja meninggal kalau sang petani tidak datang tepat pada waktunya.
Keesokan harinya, seorang bangsawan kaya raya berkunjung ke rumahnya. Tentu saja petani miskin itu tentu saja amat terkejut. Untuk apa bangsawan seperti dia datang ke rumahnya?
“Kamu telah menyelamatkan putraku kemarin,” jelas sang bangsawan. “Aku ingin memberikanmu hadiah.”
Sang petani menolak pemberian uang sang bangsawan. Tapi, sang bangsawan bersikeras. Ia ingin membalas budi. Tak lama kemudian, ia menangkap ada bocah berdiri di belakang sang petani. Ia lantas mengajukan sebuah ide.
“Karena kamu telah membantu putraku, izinkan aku membantu putramu. Akan kusekolahkan dia di sekolah terbaik di negara ini.”
Sang petani tersenyum dan menyetujui pemberian sang bangsawan.
Sang bangsawan menepati janjinya. Putra sang petani diberikan pendidikan terbaik hingga akhirnya lulus dari Hospital Medical School di London. Bukan sekedar lulus, ia kemudian membalas jasa sang bangsawan dengan memberikan hadiah pada dunia: Penisilin. Yup. Nama bocah itu adalah Sir Alexander Flemming.
Apakah cerita sudah berakhir? Ternyata belum.
Suatu hari, si putra bangsawan jatuh sakit karena Pneumonia. Tebak obat apa yang diberikan kepada si putra itu? Tentu saja Penisilin. Tanpa adanya penemuan obat itu, niscaya si putra bangsawan itu tidak akan selamat.
Mau tahu yang lebih menarik lagi? Bangsawan yang menyekolahkan Flemming itu bernama Lord Randolph Churchill. Dan tentu saja, kita semua mengenal siapa bocah yang jatuh ke kubangan saat kecil itu, yup… Winston Churchill.
Dalam syair Tombo Ati yang dialunkan Opicj, juga Kyai Kanjeng, dan juga ribuan atau jutaan orang Islam di Indonesia, mirip dalam cerita Fleming dan Churchill. Semuanya menyatakan, jika ingin jadi orang baik, berkumpullah dengan orang baik juga. Sebab kebaikan itu menular dan berputar.
Hmm… Jika memang kita dianjurkan kumpul orang sholeh saja, atau berbuat baik supaya kebaikan tetap berputar dalam siklus, lalu siapa yang hendak menularkan kebaikan pada orang-orang yang belum sadar?
Kasian banget orang sesat kayak saya…
Obat Hati ada lima perkaranya
Yang pertama baca Qur’an dan maknanya
Yang kedua sholat malam dirikanlah
Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh
Yang keempat perbanyaklah berpuasa
Yang kelima dzikir malam perbanyaklah
Salah satunya siapa bisa menjalani
Moga-moga Gusti Allah mencukupi


yah, aku bertugas menyadarkan kamu dengan cara tertentu sih. apalagi perjalanan ini masih sepeminuman teh.
bersabar dikitlah.