Mek Komputer Tok
Mek, dalam Bahasa Jawa, artinya hanya. Mek komputer tok, artinya hanya komputer saja. Kalau diucapkan dengan penekanan tertentu, bisa juga berari Mac. Mek dalam tulisan saya berarti Mac.
Konon, ada orang pernah berkata. Di seluruh dunia ada dua golongan pengguna komputer. Pertama, golongan orang-orang yang menggunakan Mac. Dan kedua, golongan orang-orang yang ingin menggunakan Mac.
Saya sendiri, adalah golongan kedua.
Hmmmm… Saya harus mewujudkan mimpi saya. Dan saya harus menemukan caranya.
Setelah riset mendalam, saya memperoleh 3 cara alternatif memperoleh Mac.
Pertama, membeli kontan. Saya harus memiliki dana kontan dalam jumlah banyak. Sebuah hal yang cukup sulit, mengingat cashflow saya berantakan. Tapi, kelebihannya, saya bisa menggunakan Terminal untuk membuka i-Tunes seperti Pentholitikum dengan cepat.
Kedua, menggunakan kartu kredit. Iming-iming bunga 0% terdengar sangat seksi. Tapi, everyone knows how bad credit card is. Ketiga, membeli apartemen. Mengapa apartemen? Sebab, dengan membeli sebuah apartemen di Sahid Sudirman Residences, bonusnya adalah iMac. Cara ini sangat sederhana, hanya beli apartemen seharga 500 jutaan kemudian saya dapat iMac. Tapi, tidak masuk akal.
![]()
Akhirnya, tanpa riset, hanya dengan melamun saja, saya menemukan cara memperoleh Mac yang saya impikan. Yakni, dari keajaiban. Sebagai orang yang percaya keajaiban, saya membayangkan Mac datang dari berbagai celah sesuai kemampuan Sang Maha Pemberi Keajaiban yang tak terbatas.
Tuhan bisa membelah lautan bagi Musa, mengangkat Muhammad ke Sidaratul Muntaha, menepis bara dari Ibrahim, menjaga Kanjeng Sunan Kalijogo, menegakkan langit agar tak runtuh menimpa umat manusia, menciptakan sel dan atom serta bermiliar keajaiban lain. Masak Tuhan tidak bisa memberi saya seujung jarum suntik semut rahmatNya yang bernama Mac?
Wong mek komputer tok… mosok yo Gusti Pengeran ga iso ngeke’i?
Kutunggu keajaibanMu, di pondok gelisah bernama harapan.


kamu memang ahli dongeng…
kakakaka.. keat. asu.
nek pengeran karep … lha nek gak karep? ketoke sih gak karep, lha laopo ngekeki wandi
cuma bisa meng-amin-i
Aminnnnnnnnn!!
Saya pemilik perusahaan mac
Silahkan masukkan proposal kalau memang saudara menginginkan perangkat kami,
kalau dipersulit staf saya, sebut saja nama saya, MacGyver
Sekian.
Sori, Ndi, besok pagi deh tak kirim Macmu. hari ini kurir2ku kebagian piket jaga pintu sorga…
mac ngunu thok ae mosok gak mampu (hanya begitu saja masak gak mampu)
hahaha…kamu masih seperti yg dulu (dinyanyikan seperti lagu Rinto Harahap)
dobol…msok pangeran mek ngurusi mac ndi!!
sing nggenah koen..!
klo dapet satu dr b’doa..
saya jg minta doa-nya biar dpet..
duh dewo duh jawatagung, tingalono solah wandi.. sewu loro sewu bronto, manung madosi mac thok..