Archive for the ‘Renungan’


Indonesia: Negeri Paling Seksi

Kemarin, saya melihat miniatur Indonesia paling seksi yang pernah saya lihat.
Bukan di Taman Mini Indonesia Indah. Bukan pula di iklan rokok yang tayang di tivi. Bukan di lembar brosur pariwisata. Tetapi di sebuah mesin bajaj.
Begini ceritanya.

(more…)

Klub Eksklusif Bernama Kebaikan

Surat terbuka untuk Opick -dan ribuan lainnya-.

Suatu hari, seorang petani mendengar teriakan minta tolong tak jauh dari rumahnya. Tanpa ragu-ragu, ia segera datang dan melihat seorang bocah laki-laki nyaris tenggelam dalam lumpur. Bocah laki-laki itu hampir saja meninggal kalau sang petani tidak datang tepat pada waktunya.

(more…)

Basa Basi

Tidak ada yang doyan makanan basi.

Begitupun, tak ada yang demen berita basi. Apalagi humor basi. Semua yang basi memang tidak menyenangkan. Basi juga telah menjadi cemoohan kita menanggapai sesuatu yang sudah jadul. BASBANG, bloggers menyebut cemoohan ini. Artinya basi banget. Namun, ada hal basi yang enak. Bahkan perlu. Sebuah basi yang penting. Setidaknya untuk melenturkan kehidupan dan hubungan antar sesama manusia di jaman yang kian kaku dan bergegas ini.

Basi ini biasa kita sebut basa basi.

(more…)

Hipermarket

Ketulusan seperti Elang Jawa. Semakin lama semakinberkurang jumlahnya di dunia ini.

Kemarin, saya pulang malam. Seperti biasanya. Yang tidak biasa, ada sedikit duit yang datangnya tidak diduga-duga. Jadi asli ini rejeki. Kalau sudah diduga sebelumnya, bukan rejeki namanya. Itu namanya hukum.

(more…)

Sinergi

mengenang setahun Bapak.
Makna sinergi, justru saya dapatkan dari prosesi pemakaman.

Sinergi yang saya maksudkan, bukanlah nama grup band metal Sinergy dari Finlandia. Tapi sinergi yang berarti saling mengisi kekosongan antar beberapa orang atau institusi yang berbeda dalam satu aktifitas. Sebuah artikel di Sinar Harapan memberi contoh sederhana:

(more…)

Kisah Teman Saya Punya Teman

Saya punya teman, dan teman saya juga punya teman. Nah, temannya teman saya ini, hebat sekali. Dia selalu menjadi yang terbaik, terbagus dan nomer satu dibandingkan teman-temannya teman saya. Menurut saya, temannya teman saya itu, bahkan selalu lebih baik dibandingkan semua teman yang saya punya.

Supaya tidak bingung, kita beri saja nama samaran. Teman saya namanya Anjar, dan temannya namanya Wibi. Segala kesamaan nama adalah kebetulan belaka. Sedangkan isi cerita dan lokasi serta waktu merupakan kisah nyata dan akurat.

(more…)

Perabotan Hidup

Di abad yang lalu, seorang turis dari suatu Amerika Serikat mengunjungi
seorang rabbi terkemuka di Polandia, Hafez Hayyim. Ia sangat terkejut
melihat bahwa kediaman rabbi itu hanyalah sebuah kamar sederhana yang
dipenuhi dengan buku. Satu-satunya perabot yang ada cuma sebuah meja dan
bangku.
(more…)